BLACK POST | DEPOK | Aktivis peduli lingkungan mendorong Pemerintah Kota Depok untuk melakukan pengerukan lumpur di setu pladen. Endapan lumpur dan sampah di dasar setu yang semakin tebal membuat kedalaman semakin berkurang. Dengan pengerukan ini, diharapkan daya tampung air menjadi lebih banyak.
Boges Marhaen mengatakan kondisi pasca Aksi Penggiat lingkungan Grass root, Depok river community dan repdem pada hari rabu (24/12/ 2025) Bahwa sedimen lumpur di Badan air, outlet, inlet setu pladen menjadi jawaban misterius yang terkuak untuk mengatasi banjir jln Arif Rahman Hakim ridwan rais beji yang merupakan wilayah setu pladen.

Kondisi Krusial, kedalaman setu pladen semakin rendah ini membuat wilayah dataran rendah terancam banjir saat hujan turun.
“Setu pladen dangkal, banjir meluas ridwan rais, fly oper ar hakim , puluhan tahun banjir” tegas Boges.
Menurutnya, Lalu lintas air, terminal air, dari saluran pemukiman ke setu sangat semrawut membuat air jadi berbalik ke pemukiman warga. Menjadi Kendala PUPR SDA , Sedimen lumpur dan limbah tidak ada tempat pembuangan, tanpa ada dorongan motivasi baru dan penyediaan lahan, serta pengelolaan sedimen lumpur setu.
“Segera Perbaiki tuh saluran air, keduk lumpur, selamatkan hutan kota, lahan hijau Setu pladen, dorong pengelolaan sedimen setu sebagai Sumber Daya.” Ujarnya.
Boges marhaen sudah siap berdialog dengan Instusi Pemkot di awal tahun 2026 untuk visi pro lingkungan. Menurutnya sedimen lumpur limbah di setu pladen dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan beberapa cara, seperti:
1. Penggalian dan pembuangan terkendali: Menggali sedimen lumpur limbah dan membuangnya di tempat yang aman dan sesuai dengan standar lingkungan.
2. Penggunaan sebagai pupuk atau bahan bangunan: Sedimen lumpur limbah yang telah diolah dapat digunakan sebagai pupuk organik atau bahan baku untuk membuat batu bata, paving block, atau bahan bangunan lainnya.
3. Pemulihan kualitas air: Mengelola sedimen lumpur limbah dapat membantu meningkatkan kualitas air danau dengan mengurangi beban polutan.
4. Pembuatan biogas: Sedimen lumpur limbah dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produksi biogas, yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan.
“Pengelolaan sedimen lumpur limbah yang efektif perlu perencanaan matang, teknologi yang sesuai, dan pengawasan yang ketat untuk memastikan keselamatan lingkungan dan kesehatan manusia.” Tutup Boges. (lhps/BP)










