Black Post | Jakarta, Sidang di buka oleh ketua senat universitas bapak Prof. Dr. Masbah RT. Siregar, APU. Kemudian dilanjutkan dengan laporan Rektor ISTN Jakarta bapak Dr. Ir. Isnuwardianto, DEA. Dalam laporannya beliau menyampaikan tema besar Dies Natalis ke 75 ini adalah “Melalui perubahan transformasi budaya akademik dan digital, ISTN menjadi trendsetter perguruan tinggi di Indonesia”, dan juga dengan tema kerja “Percepatan dan Pertumbuhan”, dalam sidang senat terbuka yang di selengarakan di Auditorium Prof Dr. Roosseno pada tanggal 06 Desember 2025 ini juga bapak Rektor menyampaikan laporan nya antara lain, sampai dengan tahun 2025 yang juga merupakan masa jabatan kedua Rektor, ISTN telah berhasil menyelengarakan dua kali WIsuda dan dua kali Sumpah Apoteker dengan total jumlah lulusan 829 orang, selain itu trend penerimaan mahasiswa baru juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun ajaran 2022 – 2023 dengan total mahasiswa baru sebanyak 800 orang sampai dengan semester ganjil tahun 2025 saja jumlah mahasiswa baru yang terdaftar adalah 700 orang dan proyeksinya bisa mencapai 1000 orang pada akhir tahun ajaran 2025 – 2026, hal ini membuktikan masih tingginya minat masyarakat terhadap kampus ISTN Jakarta, dan harapannya hal ini menjadi trend kenaikan pada tahun ajaran 2026 – 2027, imbuhnya. Yang terakhir adalah pencapaian dalam bidang akreditasi akademik dimana dari 6 prodi yang sedang di assessment, semuanya mengalami perbaikan akreditasi dengan hasil terbaik di peroleh Jurusan Farmasi yang memperoleh akreditasi unggul selama tiga tahun berturut.
Bapak Rektor juga menyampaikan adanya roadmap untuk perkembangan berkelanjutan yang di wujudkan dalam program proyeksi pengembangan kedepan adalah Masterplan baru untuk kampus ISTN Jakarta yang akan di pamerkan selama satu bulan penuh di lobby Gedung rektorat, diharapkan segenap stakeholder civitas dapat memberikan sumbangsih dan sarannya terhadap masterplan tersebut.
Hal senada juga di sampaikan perwakilan Pengurus Yayasan Perguruan Cikini (YPC) Ir. Syahril Anwar menyampaikan bahwa ada pengurus yang di tunjuk untuk mendukung rencana pengembangan berkelanjutan ini, badan baru ini di tunjuk sebagai Upaya persiapan untuk rencana besar tersebut sambil memastikan semua instrument yang diperlukan tersedia sehingga rencana tersebut dapat terwujud tanpa suatu halangan apapun, dengan menganalogikan seperti sebuah pesawat yang akan tinggal landas, Ujar beliau.
Pada Dies natalis ini juga dihadiri oleh rektor – rektor ISTN terdahulu seperti bapak Gendut Suprayitno dan Prof. Bunyamin Ramto yang telah berjuang bersama membangun ISTN hingga kondisinya seperti saat ini.
Kegiatan di lanjutkan dengan penebaran sejumlah 15.000 ekor benih Ikan dan Pohon Alpukat Cempedak yang merupakah icon dari masyarakat betawi srengseng.

(Black Post/Bonte – Jeje/ISTN)










